Blog ini berisi Artikel dan Tata Cara Beribadah

Thursday, 29 November 2012

Sholat Hajat
Sholat sunnah ini dilakukan karena adanya suatu hajat atau keinginan atau keperluan tertentu, baik berupa keperluan yang berhubungan dengan duniawi ataupun ukhrawi. Sholat adalah doa, Ketika seseorang ingin keinginan atau hajatnya dikabulkan oleh Allah swt, maka ia dianjurkan untuk sholat dan berdoa. Sholat Hajat adalah sholat sunnah yang lebih dikhususkan untuk memohon kepada Allah swt agar dikabulkan segala hajat yang diinginkan. Allah SWT berfirman dalam surat Al Baqarah : 45, “Dan mintalah pertolongan (kepada Allah) dengan sabar dan sholat.”

Sebelum melakukan sholat hajat, perlu dilakukan apa yang namanya Ikhtiar atau berusaha. Dengan berusaha maka kita sudah 99 % berhasil, tetapi yang 1 % adalah dengan memohon doa kepada Allah, yaitu salah satunya dengan Sholat Hajat.
Doa, ikhtiar, dan tawakal adalah kewajiban umat muslim dalam menyikapi banyaknya tuntutan dan cobaan hidup di dunia.

Dalam surat Al Baqarah: 45 di atas, selain sholat kita juga diperintahkan untuk senantiasa bersabar. Maksudnya kita diperintah oleh Allah untuk tidak bosan-bosannya untuk berikhtiar dan berdoa kepada Allah setiap hari dengan khusyuk. Hendaknya kita juga selalu berprasangka baik kepada Allah dan selalu yakin bahwa doa kita pasti akan dikabulkan. 

Bukti Sholat hajat sangat dianjurkan adalah sabda Nabi Muhammad SAW :
“Siapa yang berwudhu dan sempurna wudhunya, kemudian sholat dua rakaat (Sholat Hajat) dan sempurna rakaatnya maka Allah berikan apa yang ia pinta cepat atau lambat.” (HR Ahmad)

Waktu sholat Hajat adalah  di setiap waktu, tetapi tidak diperbolehkan mengerjakan sholat Hajat pada waktu yang dilarang seperti setelah sholat Ashar dan setelah sholat Subuh. Sholat Hajat dilakukan sendiri (munfarid). Banyaknya rakaat dalam sholat Hajat yaitu minimal dua rakaat dan maksimal sebanyak dua belas rakaat. Dalam pelaksanaanya, jika dikerjakan pada malam hari maka setiap dua rakaat sekali salam dan jika dilaksanakan pada siang hari maka boleh empat rakaat dengan sekali salam dan seterusnya.

Berikut ini tata cara sholat Hajat:
1.  Niat sholat Hajat di dalam hati: Ushollii sunnatal haajati rok’aataini lillaahi ta’aala (aku niat sholat sunah hajat karena Allah), Lalu Takbiratul Ihram.
Adapun niat sholat hajat sebagai berikut :


2.  Membaca do’a Iftitah, dilanjutkan dengan surat Al Fatihah kemudian membaca salah satu surat di dalam Al Quran.
3. Ruku’ sambil membaca Tasbih tiga kali.
4.I’tidal sambil membaca bacaannya.
5. Sujud yang pertama sambil membaca Tasbih tiga kali.
6. Duduk antara dua sujud sambil membaca bacaannya.
7. Sujud yang kedua sambil membaca Tasbih tiga kali
8. Setelah rakaat pertama selesai, lakukan rakaat kedua sebagaimana cara diatas, kemudian Tasyahhud akhir.
9. Setelah selesai maka membaca salam dua kali.

Jika dilaksakan sebanyak empat rakaat dengan satu salam maka setelah dua rakaat“tasyahhud awal” langsung berdiri tanpa memakai salam, kemudian lanjutkan rakaat ketiga dan keempat, lalu Tasyhhud akhir setelah selesai membaca salam dua kali. Setelah selesai sholat Hajat bacalah dzikir yang mudah dan berdoa sampaikan hajat yang kita inginkan, kemudian mohon petunjuk kepada Allah agar tecapai segala hajatnya.


Do’a setelah sholat hajat:



“Laailaaha illallahul haliimul kariimu subhaaanallahi robbil ‘arsyil ‘azhiim. Alhamdulillahi rabbil ‘aalamiin. As‘aluka muujibaari rahmatika wa ‘azaaima maghfiratika wal ghaniimata ming kulli birri wassalaamata min kulli itsmin. Laa tada’lii dzamban illa ghafartahu walaa hamman illaa farajtahu walaa haajatan hiya laka ridhan illaqodhaitahaa yaa arhamar raahimiin”.

Artinya: “Tidak ada Tuhan melainkan Allah Yang Maha Lembut dan Maha Penyantun. Maha Suci Allah, Tuhan pemelihara Arsy yang Maha Agung. Segala puji bagi Allah Tuhan seru sekalian alam. Kepada-Mu-lah aku memohon sesuatu yang mewajibkan rahmat-Mu, dan sesuatu yang mendatangkan ampunan-Mu danmemperoleh keuntungan pada tiap-tiap dosa. Janganlah Engkau biarkan dosadaripada diriku, melainkan Engkau ampuni dan tidak ada sesuatu kepentingan, melainkan Engkau beri jalan keluar, dan tidak pula sesuatu hajat yang mendapat kerelaan-Mu, melainkan Engkau kabulkan. Wahai Tuhan Yang Paling Pengasih dan Penyayang”


Lorem ipsum dolor sit amet, consectetur adipiscing elit. Pellentesque volutpat volutpat nibh nec posuere. Donec auctor arcut pretium consequat. Contact me 123@abc.com

0 comments:

Post a Comment